Pempek Palembang

This may contain: some food is in a white bowl on a table with silverware and utensils

Pempek (atau mpek-mpek) adalah ikon kuliner Palembang yang terbuat dari campuran daging ikan dan tepung sagu. Keunikan utamanya terletak pada tekstur kenyal dan rasa gurih yang diseimbangkan oleh cuko, kuah hitam dengan cita rasa asam, manis, dan pedas.

Berikut adalah detail lengkap mengenai pempek Palembang:

Sejarah dan Asal Usul Namaย 

  • Asal nama :ย Dahulu pempek di sebut Kelesan karena proses pembuatannyay ang ditekan-tekan (dikeles) dan daya simpannya yang lama.
  • Perubahan Nama :ย Nama “Pempek” berasal dari panggilan “Apek” ( panggilan untuk pria tua keturunan Tionghoa) yang menjajakan kelesan keliling dengan bersepeda pada awal abad ke-20. Pembeli sering memanggil mereka dengan teriakan “Pek, empek!”, yang akhirnya melekat sebagai nama makanan tersebut.
  • Akulturasi :ย Hidangan ini merupakan hasil akulturasi budaya Tionghoa (penggunaan tepung dan ikan) dengan selera lokal palembang.

Bahan Utama

  • Ikan: Dahulu menggukan ikan belida yang melimpah di Sungai Musi. Karena kini langka, bahan utama digantukan dengan ikan tenggiri, gabus (haruan), kakap, atau ekor kuning
  • Tepung sagu/Tapioka :ย Berfungsi untuk memberikan tekstur kenyal yang khas
  • Cuko :ย Terbuat dari campuran gula aren (gula merah hitam), asam jawa, bawang putih, cabai rawit, garam dan terkadang tambahan ebi halus untuk aroma.

Jenis-Jenis Pempek yang Populer

Setiap jenis pempek memiliki karakteristik bentuk dan teknik pengolahan yang berbeda :

  • Kapal Selam :ย Ukurannya paling besar dan berisi telur utuh didalamnya.
  • Lenjer : Berbentuk panjang silinder
  • Adaan:ย Berbentuk bulat seperti bakso, biasanya adonannya dicamput dengan santan dan bawang untuk rasa yang lebih gurih.
  • Kulit :ย Terbuat dari campuran daging dan kulit ikan, memberikan warna lebih gelap dan tekstur lebih renyah setelah digoreng.
  • Keriting :ย Berbentuk seperti gumpalan mie atau kerupuk yang dikukus.
  • Pistel :ย Berisi tumisan pepaya muda (kates) yang dimasak dengan ebi
  • Lenggang :ย Adonan pempek yang dipotong-potong, dicampur dengan telur, lalu didadar atau dipanggang dalam wadah daun pisang.
  • Tunu (panggang) :ย Berbentuk bulat pipih yang dimasak dengan cara dipanggang, lalu dibelah dan diisi dengan campuran ebi, kecapmanis, dan cabe rawit.

Teknik Penyajian

  • Pelengkap :ย Pempek biasanya disajikan dengan irisan timun segar, mie kuning atau soun, dan taburan bubuk ebi.
  • Cara Makan :ย Warna asli Palembang sering menikmati pempek dengan cara mencocol pempek ke cuko, lalu menyeruput (hirup) sisa cukonya langsung dari mangkuk kecil untuk mendapatkan sensasi rasa yang maksimal.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *